Corona atau
dalam bahasa biologisnya sering disebut dengan COVID-19 merupakan sebuah virus
yang kian mematikan bagi manusia dan hewan. Jenis virus ini pertama kali
ditemukan di negeri tirai bambu atau china tepatnya berada dikota wuhan,china
pada tahun 2019. Menurut para dokter virus ini berasal dari hewan berbisa dan
juga hewan yang berbisa yang sifatnya merayap.
Jenis virus
ini jika diteliti secara Laboratorium akan memiliki kesamaan Dengan penyakit
SARS yang ada pada tahun sebelumnya , yang mana pada
prinsipya jenis penyakit ini tidak ada ditemukan vaksin atau obatnya sehingga
menjadi pandemi bagi manusia. Jenis
virus ini sifatnya mudah menyebar dan akan mati jika terkena sinar matahari.
Untuk mencegah virus ini banyak hal yang dapat dilakukan seperti; mencuci
tangan dengan menggunakan sabun , menggunakan masker disaat beraktivitas diluar
rumah , menjaga kebersihan diri dan juga kebersihan lingkungan, menjauhi orang
yang positif terkena Covid-19, berjemur
diterik matahari , mengonsumsi makanan bergiji , banyak minum air hangat, dll.
Hal itu merupakan langkah pencegahan sederhana yang dapat dilakukan untuk
mencegah penyakit virus Covid-19 ini.
Akan tetapi disamping
upaya pencegahan yang harus dilakukan, dunia juga tidak diam dengan hal itu.Banyak
sudah negara-negara yang menjadi korban pandemi
Covid-19 ini dan banyak yang menjadi korban jiwa atas pademi ini.
Pecegahan bukanlah seutuhnya memusnahkan virus semacam ini. Untuk itu
dibutuhkan sebuah vaksin yang memang betul-betul mampu mengobati untuk
menyembuhkan penyakit ini. Secara tidak
sadar kita telah menyaksikan sebuah ajang kompetisi bergengsi
dalam mencari vaksin virus corona ini.
Ajang
kompetisi ini berawal setelah menjadi pandemi bagi banyak negara yang sudah terjangkit
dan terdeteksi positif corona. Hal yang
paling menonjol dalam permasalahan pandemi
ini yaitu jumah korban yang statusnya positif melewati batas dari
pemikiran kita. Dari hal tersebutlah yang membuat banyak negara yang ada
didunia ini terkhususnya yang sudah positif terdapat orang yang terjangkit oleh
virus covid-19 untuk menciptakan sebuah vaksin untuk mengobati orang yang
positif terkena corona.
Kompetisi
ini dilakukan secara tidak terperintah oleh siapapun dan negara mana pun untuk
mengikuti ajang kompetisi ini. Ajang ini cukup jenius keberadaannya untuk
diperlombakan hanya saja kompetisi ini terlalu berbahaya bagi manusia untuk
mengikutinya. Disetiap negara yang sudah terkena Covid-19 mengandalkan para
dokter, perawat, tenaga medis lainnya, serta para ilmuwan sebagai garda terdepan
untuk menyelesaikan pandemi Covid-19 ini. Banyak para ilmuwan dari tiap negara
yang positif terjangkit Covid-19 mencoba
mencari tahu dan menciptakan sebuah vaksin yang berfungsi untuk mengatasi
permasalahan pada pandemi ini.
Untuk
melakukan ajang bergengsi ini dibutuhkan kesportifan dalam menyelenggarakan
kegiatan ini , karena barang siapa yang telah mampu menciptakan vaksin ini
serta vaksin tersebut memang benar-benar ampuh mampu memusnahkan virus ini maka
secara otomatis dari dunia internasional
akan mendapatkan penghargaan dari organisasi kesehatan dunia(WHO) baik itu
berupa penghargaan maupun berupa materi yang cukup untuk menjamin kehidupan
sipeneliti tersebut. Dengan demikian siapapun orangnya dan dari negara manapun
yang mampu menciptakan vaksin covid-19 itu besar harapan kita untuk mensyukuri
hal itu dan juga tetap mendoakan supaya penyakit ini cepat berlabuh dari muka bumi. Dan orang yang telah berhasil
menciptakan vaksin tersebut dia dan negaranya lah yang menjadi pemenang dalam
ajang kompetisi bergengsi ini. Dan ingatlah saudara-saudaraku untuk tetap meminta permohonan kepada sang pencipta
supaya covid-19 ini cepat berlalu dari
dunia ini serta jangan lupa untuk saling bahu-membahu dalam menyelesaikan masalah
ini.

No comments:
Post a Comment